Apa Hubungan Integritas dengan Tanggung Jawab??

#Value #Integritas #Karakter #Mindset #tanggungjawab

Tanggung jawab adalah cermin terbaik integritas.


Anda tentu mengenal dengan istilah “hak dan kewajiban.” Di dalam banyak hal, orang-orang yang telah dianggap dewasa (di negara kita adalah orang-orang yang telah berusia lebih dari 18 tahun), memiliki lebih banyak kewajiban daripada hak. Bahkan bagi kelompok orang-orang yang telah dianggap dewasa, mereka bisa tidak mendapatkan hak mereka ketika mereka tidak melakukan tanggung jawab mereka.


Coba bandingkan antara kehidupan seorang anak kecil yang berusia 2 tahun dengan seorang dewasa yang berusia 32 tahun. Seorang anak kecil berusia 2 tahun, tampaknya “memiliki hak” untuk makan. Ia tidak harus bangun pagi-pagi dan bekerja. Entah dari mana, ia dipersepsi oleh banyak orang, “memiliki hak” untuk makan. Berbeda dengan seorang dewasa yang berusia 32 tahun. Jika memberanikan diri untuk tidak bekerja, maka ia juga harus berani menanggung risiko tidak makan. Jadi seolah-olah bagi kita yang telah dianggap dewasa, beberapa hak yang kita miliki hampir tanpa syarat di masa kecil, kini menjadi hak yang baru dapat kita miliki ketika kita menyelesaikan tanggung jawab kita dengan baik.


Itu sebabnya bentuk cerminan integritas seorang yang masih dianggap belum dewasa dan telah dewasa, dalam beberapa hal, juga ikut berubah. Integritas seorang anak cenderung dilihat dari apakah ia menghormati orang tuanya, apakah ia melakukan kewajibannya untuk bersekolah, dan seterusnya. Walaupun setelah kita dewasa, kita juga harus tetap menghormati orang tua, namun kewajiban-kewajiban yang lain, berubah. Sebagai seorang yang dewasa integritas kita cenderung dilihat dari: apakah kita bertanggung jawab atas kehidupan kita pribadi, apakah kita mentaati peraturan-peraturan negara di mana kita tinggal, apakah kita mentaati kewajiban-kewajiban keagamaan kita; dan jika kita telah menikah, integritas kita juga dilihat dari apakah kita bertanggung jawab atas kehidupan keluarga inti kita.


Seseorang yang telah dianggap dewasa tidak lagi dapat mengatakan bahwa dirinya berintegritas ketika ia tidak bertanggung jawab atas hidupnya sendiri, mentaati kewajiban-kewajiban yang secara hukum diikatkan kepadanya; dan jika ia telah menikah, tanggung jawab yang disertakan kepadanya sebagai seorang suami atau istri atau orang tua. Singkatnya, bagi seseorang yang telah dewasa, karena tuntutan tanggung jawab dan kewajiban adalah hal-hal yang memiliki porsi yang lebih besar dalam kehidupannya, maka integritasnya juga diukur dari seberapa baik ia telah melakukan dan mengutamakan kewajibannya daripada haknya.


Sebelum Anda menjadi terlalu murung karena membaca bab ini. Ada kabar baik dalam hal ini. Baik sebagai seorang anak kecil, maupun seorang dewasa, keberhasilan dan kemakmuran hidup kita, sedikit banyak, juga dihasilkan dari bagaimana kita mempertanggungjawabkan hidup kita.


Orang-orang yang sukses bukan karena harta warisan atau karena kebetulan, selalu adalah orang-orang yang lebih mengutamakan tanggung jawab daripada hak mereka. Lebih jauh lagi, orang-orang yang sukses bukan karena harta warisan atau karena kebetulan, selalu adalah orang-orang yang membuktikan secara konsisten bahwa mereka menyelesaikan tanggung jawab – tanggung jawab mereka dengan kualitas yang baik atau bahkan terbaik.


Jika Anda bertanya-tanya mengapa hal ini dapat terjadi?


Jawabannya mudah. Karena kepada orang-orang yang selalu mengutamakan tanggung jawabnya daripada haknya dan yang bisa membuktikan secara konsisten bahwa mereka selalu menyelesaikan tanggung jawabnya dengan kualitas yang baik atau terbaik, kita tidak enggan untuk memberikan hak mereka. Dalam banyak hal, kadang-kadang kita bahkan memberikan mereka imbalan yang lebih daripada apa yang menjadi hak mereka.Sebaliknya kepada orang-orang yang kurang bertanggung jawab, kita justru cenderung enggan untuk memberikan apa yang mungkin menjadi hak mereka.

Karakter adalah respon yang benar.

Always right response

Saat situasi tidak benar, kita tetap berespon benar.

Saat orang lain tidak benar, kita tetap berespon benar.

© 2020 Power Character. All Rights Reserved.