Law of Choise


Hidup harus terus berjalan seiring berjalan nya waktu, dan sepanjang manusia hidup mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali selalu dihadapkan pada banyak pilihan. Saat bangun tidur, memilih apakah segera mandi atau olahraga dulu. Olahraga pun punya beragam pilihan, lari pagi atau jalan kaki atau melakukan yoga saja.


Begitu pula setelah mandi, pakaian yang hendak dipakai untuk bekerja pun dihadapkan pada pilihan –pilihan. Apakah yang polos atau kotak-kotak, warna cerah atau gelap dan seterusnya. Banyak dari kita yang bingung ketika berhadapan dengan pilihan, tidak sedikit yang akhirnya salah pilih dan kalaupun memilih tetap ragu-ragu dengan pilihan yang dibuat dan berujung penyesalan atas pilihan yang dibuat.


Yang menarik dicermati adalah ketika seseorang berada dalam situasi sulit sering berkata bahwa dirinya tidak punya pilihan sehingga memutuskan melakukan hal tertentu. Padahal pilihan adalah ekspresi kemauan bebas kita atau kemauan orang lain atau situasi yang memaksa kita untuk memiih demikian. Namun dalam kenyataannya pilihan juga sering terbentuk oleh keinginan kita. Pilihan berasal dari proses pola pikir atau pikiran kita yang diperkuat oleh pola rasa dan kemudian dieksekusi oleh pola tindak.


Beruntunlah bagi kita yang sunguh-sungguh memaksimalkan pilihan dalam segala aspek kehidupan karena meskipun yang dipilih berat atau sulit namun itu bisa memberikan kepuasan total, mampu memaksimalkan diri untuk bisa mendapatkan kebahagiaan sejat, kesejahteraan hidup dan kesuksesan sejati.


Dalam kenyataan hidup ketika akan membuat pilihan, tidak jarang kita dilanda keraguan, tapi sekaligus ingin memiliki semua atau serakah jiwa ditambah ketakutan dan kekhawatiran hidup, mental hedonisme atau gaya hidup ingin pamer, bahkan ingin segala nya didapat dengan cepat atau instant. Hal-hal tersebut merupakan tantangan yang harus diwaspadai agar kita bisa membuat pilihan tepat .


Meski tidak ada buku panduan baku dalam membuat pilihan karena memang bersifat personal namun dengan memiliki tujuan hidup adalah langkap pertama dan menjadi akar yang kuat yang memandu kita dalam membuat pilihan. Disamping itu mulailah mengenali kekuatan diri sendiri sambil mewaspadai kelemahan yang ada dan secara terus menerus meminimalkannya. Dengan focus pada kekuatan maka hal itu bisa dipakai untuk pengembangan hidup lebih lanjut. Untuk lebih membantu cobalah untuk focus pada dua pilihan dan pilihlah dengan hati benar yang membuat pikiran lebih jernih saat membuat pilihan.


Hidup selalu dipenuhi pilihan tetapi hanya satu yang dipilih dan harus disadari bahwa memilih merupakan keahlian yang harus dilatih. Saat akan memutuskan ingatlah bahwa selalu ada pilihan dan pilihan yang tepat akan membawa kita dalam kesuksesan.

Karakter adalah respon yang benar. Always right response


Saat situasi tidak benar, kita tetap berespon benar. Saat orang lain tidak benar, kita tetap berespon benar.

30 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua